Konser Online Teknologi AR: Terobosan Pengalaman Baru Nikmati Dunia Hiburan

Imbas pandemi Covid-19 mengenai semua aspek kehidupan manusia mulai dari primer hingga tersier, tidak terkecuali pada dunia hiburan. Sejak kasus Covid-19 merebak semakin luas di seluruh belahan dunia, banyak konser hingga tour dunia harus secara sukarela ditunda atau bahkan dibatalkan untuk kepentingan bersama.

Adanya permasalahan ini membuat perusahaan entertainment Korea berlomba-lomba untuk mengadakan konser online yang dapat dinikmati oleh fans atau penonton secara aman di rumah masing-masing. Bukan hanya sekedar konser biasa, konser online ini pun berusaha memadukan berbagai macam teknologi untuk memanjakan mata penggemar dengan berbagai macam ilusi grafik dan ilustrasi, salah satunya yaitu penggunaan teknologi AR.

SM Entertainment, perusahaan hiburan Korea ternama dengan Naver bekerjasama mendirikan sebuah layanan streaming konser online berbayar pertama di dunia secara real time dengan memadukan teknologi Augmented Reality (AR) bernama Beyond Live dan dapat diakses oleh penonton di lebih dari 200 negara. Seiring berjalannya waktu, tren konser online ini pun diikuti oleh perusahaan hiburan korea lainnya.

Tak ingin mengecewakan penggemar yang sudah membayar mahal tiket konser online tersebut, pemanfaatan teknologi AR dalam platform ini dinilai menjadi alternatif jenius untuk menyuguhkan sebuah penampilan mewah dan megah antara arena konser asli dengan ilusi teknologi AR yang digunakan, sehingga menambah kesan imajinatif bagi penonton.

Tidak hanya teknologi AR saja yang digunakan, platform Beyond Live juga mengoptimalkan layanan dengan teknologi grafik latar tiga dimensi, komunikasi dua arah dengan penonton secara real time, hingga kamera live sync.

Penerapan Teknologi AR dalam Konser Online

Sesuai dengan namanya, augment yang berarti memperluas, menambah. Jadi, teknologi augmented reality (AR) dapat diartikan sebagai penambahan objek virtual yang dipadukan dengan dunia nyata secara real time.

Tak berbeda dengan pagelaran konser secara langsung pada umumnya, artis atau grup yang akan mengadakan konser online menempati arena khusus atau panggung yang sudah dipersiapkan dan akan disiarkan secara langsung layaknya kegiatan live. Walaupun hanya menggunakan satu panggung saja, penggunakan teknologi AR dapat memungkinkan untuk mengubah tampilan panggung sesuai dengan tampilan ilusi yang dibuat seolah-olah artis yang berada di panggung menempati satu ruangan yang sama dengan objek virtual yang telah ditambahkan tersebut.

Contohnya yaitu penambahan objek virtual berupa hewan seperti naga, paus, ular hingga objek lain seperti pesawat, mobil, atau bahkan juga objek orang yang sudah diilustrasikan sedemikian rupa. Sebagai contoh adanya penambahan objek virtual dalam konser online yang dapat meningkatkan imajinasi penonton.

Tampilan dalam konser online dengan teknologi AR dibuat dan direncanakan sedemikian rupa agar ilusi dari objek virtual yang ditampilkan dapat memukau mata para penonton. Jadi, walaupun hanya ditonton melalui layar saja, penggunaan beberapa teknologi dalam konser online mampu memberikan pengalaman menakjubkan dan tidak mengecewakan penggemar.

Interaksi dengan Penonton

Walaupun disiarkan secara online, konser online ini juga menggunakan teknologi yang memungkinkan idola dengan penggemar dapat berkomunikasi dua arah secara real time melalui sebuah panggilan video. Pada konser online tersebut pun, para artis atau grup juga dapat melihat penonton melalui layar yang ada sehingga tidak terkesan hanya siaran biasa, mereka masih bisa merasakan kehadiran fans dan penonton.

Adanya terobosan baru melalui konser online ini tentu menjadi alternatif dan tren saat ini atau bahkan di masa depan. Mengingat penonton hanya perlu duduk di depan layar tanpa perlu repot-repot datang langsung ke arena konser. Walaupun sensasinya pasti berbeda dengan konser langsung atau offline.

Seperti beberapa waktu lalu, grup di bawah naungan SM Entertainment yaitu NCT 127 mengadakan konser offline dan online secara bersamaan. Hal tersebut karena masih ada batasan terkait penonton offline dan para fans dari luar Korea pun masih belum memungkinkan untuk bepergian le luar negeri. Sehingga, konser online pun masih menjadi pilihan agar fans global yang tidak bisa datang untuk menonton konser secara langsung, bisa tetap menonton di rumah.

Salah satu aturan yang harus dipatuhi oleh pengguna apabila sedang menonton konser online, khususnya pada platform konser online Beyond Live ini yaitu konten tidak boleh disebarluaskan ke media sosial lainnya. Karena layanan ini berbayar, sehingga hal tersebut untuk meminimalisir pembajakan dan penonton gelap yang dapat mengakses link secara illegal.

Untuk meningkatkan keamanan dan privasi dari platform Beyond Live tersebut, setiap pengguna yang membeli tiket hanya diperbolehkan untuk login melalui dua device saja. Sehingga, konten hanya bisa dinikmati secara eksklusif oleh pengguna yang memang sudah membayar dan membeli tiket saja

Ke depannya, tren konser online ini mungkin tetap menjadi tren untuk beberapa kasus seperti tidak memungkinkannya sebuah grup atau artis mengadakan konser di seluruh dunia dalam waktu yang berdekatan. Jadi, bisa tetap menjadi alternatif yang tentu saja akan terus ditingkatkan perihal teknologi yang digunakan.

Di Indonesia sendiri, pemanfaatan teknologi AR (augmented reality) masih jarang digunakan. Tetapi, saat ini sudah ada aplikasi sebagai wadah online event atau acara online yang berbasis pada teknologi AR yaitu aplikasi Modular. Aplikasi ini dibuat untuk para pengguna yang ingin menikmati pengalaman berinteraksi dengan para artis atau musisi favorit mereka dengan terobosan teknologi baru, cara baru yang dapat diakses secara mudah di mana pun, tidak terkecuali untuk acara konser online.

Dalam penerapannya, artis atau musisi yang akan mengadakan konser atau pertunjukan online pada aplikasi Modular akan terlebih dahulu melakukan shooting yang selanjutnya akan ditambahkan atau dimasukkan ke dalam 3D stage yang sudah dibuat atau di desain.

Kemudian, bagi penonton, mereka dapat menonton konser atau pertunjukan dari musisi beserta lagu yang sudah dipilih. Lalu, pada layer ponsel penonton akan diminta untuk mengarahkan kamera belakangnya pada 3D stage yang sudah dibuat sebelumnya. Barulah, musisi dan 3D stage dari teknologi AR tersebut akan muncul dan siap untuk dinikmati.

Berbeda dari platform konser online Beyond Live yang sangat melarang pengguna atau penonton menyebar luaskan konten secara illegal dalam platform lain, aplikasi Modular ini pun sudah dilengkapi dengan fitur perekam layar dan juga fitur berbagi ke platform media sosial lainnya.

Untuk kedepannya pun, aplikasi Modular akan terus dikembangkan dengan berbagai inovasi yang dapat dinikmati oleh pengguna Indonesia secara luas atau bahkan juga oleh pengguna luar negeri. Tentu hal ini bisa menjadi tren yang inovatif untuk dunia hiburan Indonesia, mengingat masih banyak program, event, atau konser yang berjalan biasa saja.

Penggunaan aplikasi Modular berbasis teknologi AR ini dapat dimanfaatkan oleh musisi atau artis berbakat untuk meningkatkan branding dari karya yang mereka miliki. Sehingga, penonton Indonesia dapat menikmati pengalaman baru yang lebih canggih dan tidak monoton saja.

Teknologi augmented reality (AR) akan terus berkembang dan dapat memunculkan inovasi-inovasi baru yang lebih canggih, lebih modern, tidak hanya untuk dunia hiburan saja khususnya konser, tetapi juga dapat diterapkan untuk aspek lainnya.

Leave a Comment